Badilag Seorang pecinta kucing yang suka dengan tingkah lakunya dan ingin meniru Rasulullah yang memuliakan hewan berkaki empat tersebut. Sebagai pengalaman, saya pernah memelihar kucing sekaligus membuat website panduan memelihar kucing sampai dua kali. Dan untuk saat ini, saya sendang mencoba membuat situs kucing sedari awal yang lebih baik untuk pengganti situs yang sebelumnya.

5 Gejala Kucing Rabies Yang Perlu Anda Ketahui Dan Waspadai

Gejala Kucing Rabies

Sebagai seorang pemelihara, tentunya mengenali gejala kucing Rabies adalah sebuah hal yang perlu dilakukan demi kebaikan bersama.

Soalnya penyakit semacam ini bisa berpotensi menular ke manusia, dan kalau misalkan sampai menular, maka resiko terbesarnya adalah menyebabkan mati.

Bahkan kasus kematian manusia karena terjangkit rabies ini hampir selalu ada di tiap tahunnya. Sehingga ini perlu diwaspadai oleh siapapun.

Terutama ya yang paling punya resiko tinggi adalah pemelihara.

Sebab ia sendiri yang paling sering berkontak langsung dengan peliharaanya. Alhasil kalau misalkan tiba tiba anabul terjangkit rabies, tentunya yang berpotensi digigit duluan adalah dia.

Gejala Kucing Rabies

Gejala Kucing Rabies

Salah satu hal yang menguntungkan dari penyakit rabies adalah memiliki ciri-ciri dan gejala khusus yang harusnya mudah untuk diidentifikasi.

Apalagi gejala ini sangat berkaitan erat dengan perubahan perilakunya. Sehingga bisa dikatakan kalau penyakit ini bakalan mudah untuk dikenali.

Kemudian buat yang penasaran dengan Gajala kucing rabies seperti apa, silahkan lihat informasi berikut ini.

1. Perubahan Perilaku 180 Derajat Dari Biasanya

Nah salah satu gejala kucing rabies yang sangat terlihat adalah adanya perubahan perilaku yang sangat signifikan.

Misalnya yang awalnya merupakan kucing mageran, malah mendadak jadi aktif dan agresif. Nah hal seperti ini perlu diwaspadai.

Dan maka dari itu, rabies ini kan juga dikenal sebagai penyakit anjing gila.

Sebab secara umum, penyakit ini memang menjangkit anjing. Terus yang terinfeksi, rata rata perilakunya jadi aneh seperti gila.

Termasuk pada kucing juga seperti itu.

Pokoknya kalau peliharaanmu mendadak punya tingkah aneh yang berubah 180 derajat dalam waktu singkat, maka harus diwaspadai.

Nanti sambil waspada, sambil nunggu juga gejala lainya muncul. Baru kalau diikuti gejala lain yang mengarah ke rabies, tentu langkah terbaiknya adalah membawanya ke dokter hewan.

Sehingga diharapkan ketika diperiksa sama ahlinya, terus ternyata dugaannya benar, kan jadi bisa disembuhkan karena cepat ditangani.

Soalnya kalau telat, ujung-ujungnya bisa mati.

Sudah tahu belum? jawaban dari pertanyaan Vaksin Tokso Kucing Emang Perlu?

2. Mendadak Kehilangan Nafsu Makan

Anabul yang mendadak gak nafsu makan dan terlihat aneh, biasanya menjadi pertanda juga.

Makanan Kucing murah

Karena efek dari virus-virus tersebut, akan membuat tubuh inangnya menjadi kehilangan nafsu makan.

Maka dari itu, tingkat bahaya virus rabies ini adalah sampai taraf mematikan. Sebab gejalanya emang begini.

Ya pikirin saja sih, hewan yang gak makan atau makan tapi sedikit banget, tentu lama lama akan tumbang juga.

Karena badannya ini kan butuh energi. Cuma malah gak makan apa-apa. Alhasil berpotensi banget buat bikin mati.

Baca juga: Pengalaman Vaksin Kucing Untuk Pertama Kalinya

3. Mengalami Gangguan Saraf

Sebenarnya, gejala kucing rabies yang jadi terlihat aneh ini, tak lepas dari adanya gangguan pada saraf-sarafnya.

Apalagi virus tersebut memang menyerangnya di bagian itu. Sehingga jangan heran kalau output perilakunya jadi benar benar aneh.

Misalnya saja, untuk anabul yang terkena rabies, umumnya akan menunjukkan gejala berupa tidak tahan suara bising, menjauhi cahaya yang terang, takut air, kejang, pingsan, dan lain sebagainya.

Pokoknya gangguan apapun yang terkait saraf, bisa saja terjadi pada kucing.

Alhasil buat siapa saja yang memeliharanya, harus hati hati ketika hasil identifikasinya mengarah ke rabies.

Apalagi kalau sampai ia tidak dapat mengenali manusia di sekitar, termasuk pemiliknya. Wah itu sih sudah mengkerucut banget.

Makanya kalau memang sudah sangat yakin, mending bawa saja ke dokter hewan. Biar bisa ditangani sama ahlinya juga.

4. Mengalami Kejang Dan Atau Kelumpuhan

Gejala Kucing Rabies yang berikutnya adalah terjadi kejang atau kelumpuhan.

Dan ciri-ciri ini juga ada kaitannya dengan permasalahan saraf. Jadi memang gangguan akibat virus ini benar benar dahsyat.

Tak salah memang kalau pemerintah sering mengadakan suntik vaksin rabies secara gratis guna menanggulangi kasus-kasus yang semacam ini.

Sebab meskipun harga vaksin kucing murah, namun nyatanya belum banyak yang sadar akan manfaatnya.

Oleh sebab itu, penyuluhan demi punyuluhan, bisa menjadi opsi terbaik untuk menyadarkan masyarakat akan pentinya melakukan vaksin rabies. Benar begitu bukan?

Baca juga: cara vaksin kucing gratis dan lokasi pendaftaran terbaru

5. Air Liur Berlebih

Penyakit Rabies ini tergolong sebagai penyakit zoonosis. Yang mana itu artinya merupakan penyakit dari hewan yang bisa menular ke manusia.

Oleh karena itu, Anda benar benar harus berhati hati kalau mulai menyadari ada sesuatu yang aneh pada peliharaanmu.

Misalnya saja adalah terkait air liur yang berlebih.

Jika dari 5 gejala kucing rabies yang sudah kami sebutkan terjadi semua, tentu kemungkinan besarnya memang sudah terjangkit.

Anda harus segera membawanya ke klinik.

Dan sebagai langkah pencegahan, ada baiknya juga untuk melakukan vaksin rabies kucing pada peliharaan yang masih sehat.

Sehingga nanti mereka tidak mudah tertular dari yang sakit.

Benar bukan? Ya kira-kira itu saja yang dapat admin sampaikan. Semoga saja hasil identifikasi adalah menandakan anabul baik-baik saja. Amin.

Badilag Seorang pecinta kucing yang suka dengan tingkah lakunya dan ingin meniru Rasulullah yang memuliakan hewan berkaki empat tersebut. Sebagai pengalaman, saya pernah memelihar kucing sekaligus membuat website panduan memelihar kucing sampai dua kali. Dan untuk saat ini, saya sendang mencoba membuat situs kucing sedari awal yang lebih baik untuk pengganti situs yang sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *