Badilag Seorang pecinta kucing yang suka dengan tingkah lakunya dan ingin meniru Rasulullah yang memuliakan hewan berkaki empat tersebut. Sebagai pengalaman, saya pernah memelihar kucing sekaligus membuat website panduan memelihar kucing sampai dua kali. Dan untuk saat ini, saya sendang mencoba membuat situs kucing sedari awal yang lebih baik untuk pengganti situs yang sebelumnya.

Pengalaman Vaksin Kucing Untuk Pertama Kalinya

pengalaman vaksin kucing

Pengalaman vaksin kucing memang menjadi suatu hal yang mendebarkan jika kita ingat ingat kembali. Meski kadang waktunya sudah lama, tapi suka masih berdebar saja saat menceritakannya.

Bagi yang belum tahu, sama halnya dengan manusia, kucing juga sangat penting untuk menjalani proses vaksinasi.

Hal ini demi menjaga agar kesehatan mereka di kemudian hari bisa lebih terjamin. Maksudnya saat ada wabah wabah tertentu seperti rabies, maka kamu tidak perlu khawatir.

Asalkan dalam kurun waktu satu tahunan sudah pernah kalian berikan, maka aman aman saja. Maksudnya sekalipun kena, biasanya cuma sakit doang.

Tidak sampai mati.

Jadi itulah salah satu manfaat vaksin kucing yang bisa kalian rasakan di waktu yang akan mendatang.

Pengalaman Vaksin Kucing

Pertama kali saya mendengar adanya vaksin kucing itu saat mulai mengenal lebih jauh dalam dunia perkucingan ini.

Terutama saat adanya virus rabies yang akhirnya menewaskan seorang manusia beberapa bulan yang lalu.

Nah dari situ, akhirnya saya mulai tahu kalau ternyata kucing itu memiliki banyak virus berbahaya yang selalu mengintai nyawa mereka.

Jadi sebagai pemilik kucing, seyogyanya kita melindungi mereka dengan cara mengikutsertakan hewan peliharaan kepada program vaksin kucing yang dokter rekomendasikan.

Dan berikut beberapa ulasan mengenai pengalaman menjalani vaksin kucing.

1. Mencari Tahu Tentang Jenis Vaksin Dan Tempatnya

Sebagai seorang yang awam, tentu hal yang pertama kali saya lakukan pada waktu itu adalah dengan mencari tahu akan apa saja jenis vaksin yang ada.

Lalu tempat penyuntikannya ada di mana saja.

Informasi itu sangat penting untuk diketahui oleh seorang pemula. Sebab termasuk hal dasar yang memang sebaiknya tahu.

Baca juga: Vaksin Kucing Semarang & Layanan Dokter Hewan Terdekat

Terutama terkait dimana klinik hewan terdekat yang bisa melakukan progam vaksinasi.

Makanan Kucing murah

2. Mendatangi Klinik Hewan Terdekat

Setelah saya berhasil mengetahui tempat klinik mana yang bisa dikunjungi. Maka langsung saja lihat jadwal buka tutupnya.

Kemudian segera atur waktu luang untuk mendatangi klinik, petshop, maupun puskeswan tujuan.

Disana saya konsultasikan mengenai keperluannya apa dan bagaimana ciri ciri fisik kucing.

Pokoknya jelaskan sedetail mungkin agar bisa mendapatkan bantuan mengenai program yang harus di jalankan.

Anda tinggal di Bandung? Sudah tahu belum tentang Tempat Vaksin Kucing Bandung.

3. Lakukan Proses Vaksinasi Sesuai Panduan Dari Dokter

Menurut pengalaman vaksin kucing yang saya lakukan, sehabis pulang dari klinik kan diberikan janji temu dikemudian hari.

Yang mana nanti acaranya adalah melakukan proses suntik.

Dari situ akhirnya datang kembali sesuai janji temu yang sudah kami buat.

Tak lupa sebelum datang, pastikan semua panduan mengenai syarat vaksin kucing sudah dipenuhi.

Seperti dalam kondisi sehat, kucing tidak hamil, usianya sudah sesuai, dan lainnya.

Pokoknya pas datang kesana, sudah dipastikan semua aman, janji tidak terlalu takut akan efek samping kucing vaksin yang kadang terdengar mengerikan.

4. Merawat Kucing Sakit Setelah Vaksin

Ya sama halnya dengan manusia, kebanyakan kucing yang habis vaksin memang sakit. Jadi setelah kembali ke rumah, ya tugas saya adalah merawatnya.

Pada waktu itu, untuk gejalanya termasuk ringan. Hanya berupa kucing yang terlihat lemas seperti tidak biasanya.

Akhirnya perawatan yang dilakukan hanya sebatas memberi makan dan minum seperti biasa.

Cuma ada tambahan vitamin kucing yang berfungsi sebagai penguat antibody tubuh kucing.

Sudah sih, begitu doang.

Nanti tinggal jalankan program selanjutnya sesuai anjuran yang sudah dokter buat. Biasanya kan Jadwal vaksin kucing di tahun pertama bisa sampai 3x.

Nah jadi setelah vaksin pertama, tinggal lengkapi dengan vaksin kedua serta ketiga.

Sementara setelah itu, tinggal vaksin opsional yang nanti bisa kita sesuaikan dengan kondisi. Misalnya kaya vaksin rabies yang biasa dokter sarankan 1 tahun sekali.

Baca juga yuk, Vaksin Kucing Surabaya Murah & Tempat Dokternya

Atau pas ada virus baru lain yang menyerang, nah itu bisa minta vaksin sesuai SOP yang ada.

Akhir kata, semoga pengalaman vaksin kucing ini bisa bermanfaat dan memberikan gambaran yah guys.

Badilag Seorang pecinta kucing yang suka dengan tingkah lakunya dan ingin meniru Rasulullah yang memuliakan hewan berkaki empat tersebut. Sebagai pengalaman, saya pernah memelihar kucing sekaligus membuat website panduan memelihar kucing sampai dua kali. Dan untuk saat ini, saya sendang mencoba membuat situs kucing sedari awal yang lebih baik untuk pengganti situs yang sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *