Badilag Seorang pecinta kucing yang suka dengan tingkah lakunya dan ingin meniru Rasulullah yang memuliakan hewan berkaki empat tersebut. Bahkan sampai pernah bikin dua situs kucing terkenal. Dan di situs kali ini, saya ingin membuat situs yang lebih baik dari sebelumnya.

Apakah Kucing Cacingan Bisa Mati? Cek Bahaya Nya Disini

Kucing Cacingan Bisa Mati

Dikenal menjadi sebuah parasite yang sangat merugikan tubuh inangnya, kira kira kucing cacingan bisa mati apa enggak yah?

Mungkin pertanyaan semacam itu yang sedang Anda pikirkan yah?

Ya wajar saja sih, apalagi kalau kasusnya yang sudah sampai keluar di pup maupun dubur kucing. Maksudnya ketika anabul pup, terlihat sudah bercampur sama larva atau cacing.

Tentu kejadian semacam itu akan membuat kepanikan tersendiri dan menyebabkan kita jadi bertanya tanya terkait apakah anabul nantinya bisa mati apa enggak.

Kucing Cacingan Bisa Mati

Penyakit kucing cacingan adalah salah satu permasalahan umum yang kerap terjadi pada peliharaan yang satu ini.

Baca juga: Kucing Cacingan Warna Putih: Jenis, Penyebab, Dan Obat Terampuh

Terutama bagi mereka yang masih suka memakan hewan hewan liar dengan lingkungan hidup kotor. Misalnya kecoa, tikus, maupun kadal.

Nah dari beberapa hewan tersebut, kadang anabul jadi terjangkit cacing. Sebab tak jarang beberapa hewan tersebut juga sebenarnya sudah terjangkit.

Sehingga ketika di makan sama kucing, tentu anabul akan ikutan tertular juga.

Makanya Anda sebagai pemilik juga harus tetap waspada dan berhati hati.

Lalu untuk tahu soal penjelasan lengkapnya seperti apa, silahkan cek informasi berikut.

Apakah Kucing Cacingan Bisa Mati

Ternyata meskipun kucing cacingan dianggap remeh, namun untuk kondisi terparahnya bisa menyebabkan mati, terutama kalau ini terjadi pada kitten yang pertumbuhannya masih berjalan.

Baca juga: Cacing Kucing Seperti Beras Itu Jenis Apa? Cek Penjelasannya

Bahkan berdasarkan informasi yang kami peroleh dari Kompas, penyakit cacingan dapat berbahaya jika jumlah cacing sudah terlampau banyak.

Hal tersebut terjadi karena cacing akan menimbulkan kerusakan pada organ dan menyebabkan malnutrisi pada kucing. Apalagi kalau yang sudah sampai menyerap darah karena saking banyaknya.

Makanya sebagai pemilik, Anda perlu garcep ketika mendapati anabul terkena penyakit tersebut.

Pokoknya ketika mendapati kotoran kucing ada cacing putih, segera obati agar tidak sampai berlanjut dan membuat keadaan tambah parah.

Sebagai penanganan pertama, mungkin Anda bisa mencoba mengobati kucing cacingan dengan air garam.

Baru nanti tentukan pengobatan seperti apa yang bakalan dilakukan. Yang penting sesegera mungkin di tangani dan cegah agar anabul tidak sampai sangat parah hingga mati karena kerusakan ekstream.

Bahaya Kucing Cacingan

Meskipun tidak semua kucing cacingan akan berakhir dengan mati, namun bukan berarti kalau ini merupakan penyakit yang biasa saja.

Sebenarnya ini akan ringan ditangani kalau masih baru baru. Tapi kalau sudah terinfeksi selama waktu yang lama, dan membuat organisme cacing menjadi banyak, tentu pengobatannya akan cenderung lama.

Baca juga: Cacing Putih Pada Dubur Kucing: Penyebab & Cara Pengobatannya

Cuma itu masih lebih baik daripada pemilik tidak melakukan apapun.

Nah setelah mengetahui semua itu, tahukah kamu kalau bahaya kucing cacingan sebenarnya apa saja?

  1. Menyebabkan badan anabul jadi kurus
  2. Menyebabkan kerusakan organ dalam pencernaan semacam usus
  3. Menimbulkan rasa lemas yang tak kunjung berkesudahan
  4. Bisa menimbulkan kejang dan pneumonia dari jenis cacing tertentu
  5. Bisa bikin kucing jadi buta

Ya setidaknya itulah yang terjadi apabila anabul terjangkit cacing.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menemukannya melalui topic pembahasan “kucing cacingan”.

Akhir kata, semoga artikel kali ini bisa bermanfaat untuk semua. Terima kasih.

Badilag Seorang pecinta kucing yang suka dengan tingkah lakunya dan ingin meniru Rasulullah yang memuliakan hewan berkaki empat tersebut. Bahkan sampai pernah bikin dua situs kucing terkenal. Dan di situs kali ini, saya ingin membuat situs yang lebih baik dari sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *